Indonesia
adalah Negara maritim selain Indonesia di kelilingi oleh perairan, Indonesia
juga mempunyai tanah yang subur dan pastinya dapat ditanami berbagai macam
jenis tumbuhan dan buah buahan. Dulu banyak sekali seseorang yang membeli tanah
hanya untuk dtanami tumbuhan ataupun buah-buahan. Tapi sayangnya pada saat ini banyak sekali
dari tanah yang berada di Indonesia yang beralih fungsi menjadi perumahan dan
bagunan bangunan. Mungkin karena menurut oranng sekarang harga yang ditawarkan
oleh para pembeli sangatlah mengiurkan daripada tanah yang mereka punyai
digunakan sebagai tempat untuk menanam
Sawah
merupakan salah satu contoh tanah yang banyak sekali beralih fungsi menjadi
perumahan-perumahan atau bahkan menjadi hotel dan swalayan. Bukankah sawah
merupakan tempat untuk menanam padi, dan tentunya kebanyakan masyarakat
Indonesia menjadikan beras sebagai bahan pokok makanan yang dikonsumsi?. Lalu
mengapa lahan yang seharusnya untuk menanam padi malah untuk membangun rumah
dan bangunan lainnya
Tanah
sekarang ini adalah tanah yang tidak subur. Mengapa? Karna banyaknya pemakaian
bahan kimia untuk menghilangkan hama didalam sawah dan tetunya akan mematikan
binatang binatang yang ada di dalamnya.
Ciri ciri tanah
yang subur
1. Kadar Hara Tinggi
Hara merupakan salah satu zat yang paling penting dan dibutuhkan tanaman. Hara juga memengaruhi dan dipengaruhi organisme yang ada dalam tanah. Salah satu cara untuk mengetahui ada tidaknya kandungan hara ini bisa dengan melihat dari warna tanah. Tanah yang mengandung banyak hara biasanya memiliki warna yang khas, yaitu cokelat kehitaman.
Pada tanah yang memiliki lapisan humus yang tebal juga merupakan ciri dan sistem drainase lahan sekitar yang baik. Struktur lapisan humus ini berongga sehingga meyebabkan air masuk kedalam tanah dengan lebih banyak dan lebih baik.
2. Kadar pH netral
Tanah yang subur memiliki kadar pH yang netral atau berkisar antara 6,5—7,5. Pada kondisi tanah dengan pH netral, tumbuhan akan lebih mudah menyerap unsur hara dan menjaga keseimbangan mikroorganisme yang terdapat dalam tanah.
1. Kadar Hara Tinggi
Hara merupakan salah satu zat yang paling penting dan dibutuhkan tanaman. Hara juga memengaruhi dan dipengaruhi organisme yang ada dalam tanah. Salah satu cara untuk mengetahui ada tidaknya kandungan hara ini bisa dengan melihat dari warna tanah. Tanah yang mengandung banyak hara biasanya memiliki warna yang khas, yaitu cokelat kehitaman.
Pada tanah yang memiliki lapisan humus yang tebal juga merupakan ciri dan sistem drainase lahan sekitar yang baik. Struktur lapisan humus ini berongga sehingga meyebabkan air masuk kedalam tanah dengan lebih banyak dan lebih baik.
2. Kadar pH netral
Tanah yang subur memiliki kadar pH yang netral atau berkisar antara 6,5—7,5. Pada kondisi tanah dengan pH netral, tumbuhan akan lebih mudah menyerap unsur hara dan menjaga keseimbangan mikroorganisme yang terdapat dalam tanah.
3. Kaya Dengan Biota Tanah
Biota tanah ini merupakan tanda bahwa di dalam tanah tersebut
kaya akan bahan organik yang dibutuhkan juga untuk keberlangsungan hidup dari
mikroorganisme. Jadi, dengan adanya mikrofauna dan mikroflora merupakan
indikator kesuburan tanah.
Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan jika, tanah di Indonesia saat ini tidaklagi subur seperti dahulu. Ini dikarenakan banyaknya penggunaan bahan kimia dalam penanaman ataupun pengusiran hama. Beralih keorganik bisa membuat tanah di sekitar kita berubah menjadi subur dan juga hasil dari organik jauh lebih bernutrisi.
Nah, jika bukan
kita yang menjaga siapa lagi??
Post a Comment