SOCIAL MEDIA

Bahaya Penggunaan Pestisida Bagi Kesehatan Manusia

Monday, November 12, 2018

Bahaya Penggunaan Pestisida Bagi Kesehatan Manusia

Pestisida merupakan zat kimia bersifa racun yang sering digunakan para petani untuk membunuh hama, namun zat kimia tersebut tidak saja bersifat racun pada hama tetapi juga bersifat racun terhadap manusia, ternak dan organisme berguna lainnya. Oleh karena itu, prosedur penggunaan, penyimpanan, serta pembuangannya harus diperhatikan.

Penggunaan pestisida dalam jangka panjang juga dapat merusak kualitas tanah karena kurang lebih hanya 20 persen pestisida mengenai sasaran sedangkan 80 persen lainnya jatuh ke tanah. Akumulasi residu pestisida tersebut mengakibatkan pencemaran lahan pertanian. Untuk menanggulangi masalah ini ada beberapa cara salah satunya adalah  dengan cara budidaya organik. Selain lebih sehat dan lebih ramah lingkungan biaya yang dikeluarkan tidak terlalu banyak, karena pestisida yang digunakan diganti dengan pupuk organik yang ada disekitar kita seperti pupuk kandang daun-daunan dan lain sebagainya.

 Apabila masuk ke dalam rantai makanan, sifat beracun bahan pestisida yang dikonsumsi secara jangka panjang dapat menimbulkan beberapa penyakit bagi manusia yaitu :

·      Gangguan Kehamilan dan Perkembangan Janin

            Selain masuk ke sistem saraf, hama pestisida juga bisa masuk ke dalam tubuh manusia tidak terkecuali pada tubuh ibu hamil. Hal ini tentu saja sangat membahayakan janin karena janin belum memiliki sistem detoksifikasi atau pembersihan racun dalam tubuh dan juga memilki sistem kekebalan tubuh yang belum kuat. Janin yang terpapapr bahan kimia (pestisida) lebih rentan mengalami kerusakan seperti kondisi bibir sumbing, cacat jantung dan juga beresiko menurunkan IQ pada janin.



·      Gangguan Reproduksi

            Pestisida dapat menyebabkan gangguan pada sistem reproduksi baik laki-laki maupun wanita. Bagi laki-laki dapat mengakibatkan gangguan hormon sehingga dapat enyebabkan produksi sperma menurun. Selain itu, wanita yang sering mengkonsumsi makanan yang mengandung pestisida cenderung krang subur dan beresiko melahirkan secara prematur. Risiko terparah pada penggunaan pestisida dapat menyebabkan kemandulan.



·      Resiko Pubertas Dini

            Penggunaan pestisida dalam jangka panjang oleh anak laki-laki berujung pada meningkatnya hormon testosteron. Peningkatan hormon tersebut berakibat pada pubertas dini. Anak laki-laki yang pubertas dini sangat berisiko karena anak kecil memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Rasa keingin tahuan tersebut bisa berakibat pada sex yang menyimpang.

·      Kanker

            Zat yang terkandung pada pestisida bersifat karsinogenik yang bersifat merusak. Selain itu bahan yang mengandung karsinogenik tidak dapat diurai dan mengendap di dalam tubuh. Meskipun kandungan pestisida dalam makanan terbilang sedikit, namun jika dikonsumsi secara terus-menerus endapan tersebut juga bertambah banyak. Jika orang terus mengkonsumsi makanan tersebut maka dia akan berisiko terkena kanker.

Post a Comment