Waspada!!! Ternyata Ini Bahaya dari Penggunaan Pestisida
Pestisida
merupakan zat kimia bersifa racun yang sering digunakan para petani untuk
membunuh hama, namun zat kimia tersebut tidak saja bersifat racun pada hama
tetapi juga bersifat racun terhadap manusia, ternak dan organisme berguna
lainnya. Oleh karena itu, prosedur penggunaan, penyimpanan, serta pembuangannya
harus diperhatikan.
Penggunaan
pestisida dalam jangka panjang juga dapat merusak kualitas tanah karena kurang
lebih hanya 20 persen pestisida mengenai sasaran sedangkan 80 persen lainnya
jatuh ke tanah. Akumulasi residu pestisida tersebut mengakibatkan pencemaran
lahan pertanian. Untuk menanggulangi masalah ini ada beberapa cara salah
satunya adalah dengan cara budidaya
organik. Selain lebih sehat dan lebih ramah lingkungan biaya yang dikeluarkan
tidak terlalu banyak, karena pestisida yang digunakan diganti dengan pupuk
organik yang ada disekitar kita seperti pupuk kandang daun-daunan dan lain
sebagainya.
Apabila masuk ke dalam rantai makanan, sifat
beracun bahan pestisida yang dikonsumsi secara jangka panjang dapat menimbulkan
beberapa penyakit bagi manusia yaitu :
·
Gangguan Kehamilan
dan Perkembangan Janin
Selain masuk ke sistem saraf, hama
pestisida juga bisa masuk ke dalam tubuh manusia tidak terkecuali pada tubuh
ibu hamil. Hal ini tentu saja sangat membahayakan janin karena janin belum
memiliki sistem detoksifikasi atau pembersihan racun dalam tubuh dan juga
memilki sistem kekebalan tubuh yang belum kuat. Janin yang terpapapr bahan
kimia (pestisida) lebih rentan mengalami kerusakan seperti kondisi bibir
sumbing, cacat jantung dan juga beresiko menurunkan IQ pada janin.
·
Gangguan Reproduksi
Pestisida dapat
menyebabkan gangguan pada sistem reproduksi baik laki-laki maupun wanita. Bagi
laki-laki dapat mengakibatkan gangguan hormon sehingga dapat enyebabkan
produksi sperma menurun. Selain itu, wanita yang sering mengkonsumsi makanan
yang mengandung pestisida cenderung krang subur dan beresiko melahirkan secara
prematur. Risiko terparah pada penggunaan pestisida dapat menyebabkan
kemandulan.
·
Resiko Pubertas Dini
Penggunaan pestisida dalam jangka
panjang oleh anak laki-laki berujung pada meningkatnya hormon testosteron.
Peningkatan hormon tersebut berakibat pada pubertas dini. Anak laki-laki yang
pubertas dini sangat berisiko karena anak kecil memiliki rasa keingintahuan
yang tinggi. Rasa keingin tahuan tersebut bisa berakibat pada sex yang
menyimpang.
·
Kanker
Zat yang terkandung pada pestisida
bersifat karsinogenik yang bersifat merusak. Selain itu bahan yang mengandung
karsinogenik tidak dapat diurai dan mengendap di dalam tubuh. Meskipun
kandungan pestisida dalam makanan terbilang sedikit, namun jika dikonsumsi
secara terus-menerus endapan tersebut juga bertambah banyak. Jika orang terus
mengkonsumsi makanan tersebut maka dia akan berisiko terkena kanker.
By : Ovie olyvia
Post a Comment