Bayi adalah proses selanjutnya
setelah pertumbuhan dan perkembangan manusia dari janin. Tumbuh kembang bayi membutuhkan
perhatian sangat khusus orang tua dan sekitar lingkungannya. Setiap proses tahapan
pertumbuhan bayi selalu terpantau. Peran orang tua dalam memberikan gizi
seimbang untuk bayi sangat penting agar bayi selalu sehat.
Tumbuh kembang bayi
dimulai dari 0 – 12 bulan. Bayi butuh banyak nutrisi untuk menunjang kesehatan tumbuh
kembangnya. Gizi seimbang untuk bayi juga berbeda dengan gizi seimbang untuk
orang dewasa.
Berikut gizi seimbang yang
dibutuhkan bayi:
ASI. ASI (Air Susu Ibu)
mempunyai manfaat yang sangat penting untuk tumbuh kembang bayi. ASI adalah nutrisi
yang paling baik dan utama yang dibutuhkan bayi. ASI mengandung
prebiotik yang mampu menstimulasi perkembangan bakteri menguntungkan yang hidup
di dalam saluran pencernaan bayi. ASI juga mengandung zat yang dibutuhkan bayi
seperti DHA, AA, Omega 6, laktosa, taurine, protein, laktobasilus, vitamin A,
kolostrum, lemak, zat besi, laktoferin and lisozim. Karena beberapa hal tersebut
diharapkan untuk semua orang tua dapat memberikan ASI untuk buah hatinya. Orang
tua juga harus memastikan makanan yang mereka makan tepat agar ASI yang
diberikan juga memberikan dampak baik untuk bayi. Pemberian ASI penuh diberikan
sampai bayi berusia 6 bulan.
Bubur. Setelah pemberian ASI
minimal 6 bulan, bayi dikenalkan dengan makanan yang lainnya agar bayi bisa
beradaptasi. Selain ASI pemberian bubur pada bayi juga penting. Pemberian bubur
dilakukan ketika bayi bisa memasukkan makanan pada mulut lalu menelannya. Pada
awal pemberiannya bayi belajar makan bubur dengan porsi sedikit demi sedikit.
Biscuit. Selanjutnya bayi
belajar makan camilan yaitu biscuit saat bayi bisa menerima makanan padat. Pemberian
makanan selain ASI digunakan untuk melengkapi nutrisi yang dibutuhkan bayi.
Pemberian makanan ini diberikan agar bayi terbiasa dengan variasi makanan yang
ada.
Susu Formula. Pemberian
susu formula tidak boleh sesering pemberian ASI pada bayi karena susu formula
sulit dicerna oleh bayi. Susu formula ini dibutuhkan ketika ada ibu yang tidak
bisa memberikan ASI kepada bayinya. Susu formula bayi juga dibuat untuk
memenuhi nutrisi bayi, tetapi orang tua harus sangat teliti dalam memberikan
susu formula dan aturan pemberiannya karena tidak semua bayi cocok minum susu formula, ada diantaranya mudah alergi setelah minum susu formula tersebut.
Nah setelah kita tahu apa
nutrisi yang dibutuhkan bayi, kita dapat menerapkannya. Banyak variasi makanan
yang dapat dikonsumsi bayi yang tentunya orang tua harus memperhatikan variasi
makanan apa saja yang diberikan pada bayi. Orang tua juga harus memahami
nutrisi yang dibutuhkan bayi dan teliti dalam pemberiannya.
By: Syafrina Farahdila
Post a Comment